Sat. Oct 23rd, 2021
Manfaat dan Jumlah Zink yang di Butuhkan pada Anak-anak

Salah satu manfaat zink adalah untuk membantu sistem imun agar tetap kuat sehingga mampu melawan bakteri dan virus. Oleh sebab itu zink sangat di butuhkan oleh semua orang agar tetap sehat. Selain itu terdapat manfaat zink lainya yaitu untuk pembentukan pada DNA dan protein, dan segala sesuatu yang masih berhubungan pada genetik di seluruh sel. Ketika masih bayi, usia anak-anak dan ibu yang sedang mangandung sangat membutuhkan yang namanya zink.

Jumlah zink yang di butuhkan anak-anak

Anak-anak termasuk yang paling membutuhkan Zink setiap harinya, berikut adalah jumlah zink yang di butuhkan anak-anak

  • 2 mg untuk anak usia 0 sampai 6 bulan
  • 3 mg untuk bayi usia 7 sampai 12 bulan
  • 3 mg untuk batita 1 sampai 3 tahun
  • 5 mg untuk anak usia 4 sampai 8 tahun
  • 8 mg untuk anak usia 9-13 tahun
  • 11 mg untuk anak remaja laki-laki usia 14-18 tahun
  • 9 mg untuk anak remaja perempuan usia 14-18 tahun

Ada baiknya untuk anak yang masih di bawah 6 bulan lebih baik untuk memenuhi kebutuhan zat zink cukup dengan mengkonsumsi ASI karena takaran zink yang di butuhkan hanya 2mg saja.

Makanan yang mengandung zink

Ada berbagai makanan yang mengandung zink, berikut adalah makanan yang mengandung zink dan di rekomendasikan untuk di konsumsi.

  • Tiram, merupakan kerang-kerangan yang bentuk cangkangnya relatif pipih. Sangat mudah di temukan di pasar tradisional di Indonesia.
  • Biji-bijian, kacang-kacangan dan prodak susu juga banyak yang mengandung zink
  • Daging merah seperti sapi dan unggas juga mengandung zink
  • Sedang untuk seafood sendiri, kepiting dan lobster juga mengandung zink.

Manfaat Zink bagi anak-anak

Bagi anak-anak zink sangat bermanfaat untuk perkembangan pada organ tubuhnya terutama pada organ repoduksi dan sistem imun. Ketika kebutuhan zink pada anak terpenuhi maka akan akan memiliki memori yang kuat dan akurat sehingga akan membuat respon anak lebih cepat dan mudah dalam mengerjakan tugasnya. Perkembangan pada motorik, kognitif dan fungsi psikososial juga di pengaruhi oleh zink.

Ketika anak kekurangan akan zat zink, maka akan lebih mudah terinfeksi oleh flu serta infeksi lainya, bahkan penurunan pada pertumbuhan sehingga agak lambat perkembangan anak.

Anak yang kekurangan zat zink akan sering mengalami Diare karena terinfeksi bakteri E.coli dan sejenisnya. Tanda-tanda fisik lainya juga bisa di lihat pada rambut akan mengalami penipisan, ini di sebabkan kurangnya hormon pada tubuh terutama hormon tiroid. Yang menyebabkan lambatnya penyerapan pada zink.

Untuk anak yang susah makan, tapi ingin memenuhi kebutuhan akan zink serta nutrisi lainya. Bisa menggunakan susu yang mengandung zink serta vitamin lainya untuk memenuhi asupan nutrisinya.

By admin